“Bait Penyesalan ”
Kini telah kuikrarkan dalam hatiku melupakan kisah yang tak pernah kau mengerti, kan kuterbangkan bersama hembusan kebencian, rasa yang pernah hadir dalam hati harus kurelakan terkubur dan hilang bersama tangisan hati. Namun aku sadar aku adalah manusia biasa, ketakutan kini menyelimuti kehidupanku, aku takut jika keadaan ini tak bisa kulalui, aku takut puing cinta yang kugenggam berubah menjadi emosi dan membakar ketenangan. Hati yang mulai takut akan cinta, kini melebur dalam diam dan kesunyian, rasa yang tak dipahami membuatnya angkuh untuk berbagi, dalam diam aku merangkai syair kehidupan, di setiap bait kuceritakan betapa perihnya luka hati yang kau goreskan, semua itu agar dirimu paham. Kini kusesali kesalahanku, menyayangi hati yang tak pernah paham dengan syair yang terungkap, aku selalu berharap ketenganan dalam kehidupan, aku selalu bermimpi ketulusan, untuk hatiku yang rapuh, namun aku takut jika semuanya tak terwujud, sebelum ...