Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

Syair Kehidupan

Gambar
Waktu berjalan dalam keceriaan, tawa dan canda menyelimuti hariku, Semuanya terukir menjadi kenangan, kenangan yang kuharap akan abadi selamanya. Kisah demi kisah kuukir dalam kenangan, nostalgia kehidupan membuatnya sempurna dalam harapan, hingga pada akhirnya semua cerita yang telah kuukir berubah menjadi angan dalam tangisan, derai air mata melepaskan kenangan indah bersamanya. Hanya demi suatu masa dan kenangan yang telah pergi, kutumpahkan air mata kepedihan, air mataku terus berjatuhan dan berderai menetes dan menumpah. Aku sendiri,   bersama keluh kesahku yang tenggelam oleh suara tangisku bersama serpihan hati yang akan kubawa sampai aku mati. Bait   cinta yang terabaikan, senja sebelum cahaya kuratapi kisahku dengan air mata, kurenungi kisah kita dengan tangis sendu, hati ini terlalu sakit karena cinta, serpihan demi serpihan luka kurasa, kepingan demi kepingan tentang kita kuingat semakin kukenang semakin hancur hati ini. Harapan cinta mengental menco...

Puisi Ketenangan

Gambar
Tak ada lagi deraian air mata dalam kesendirian, kesunyian kini berubah menjadi tawa angan kembali merangkai khayal kebersamaan, cinta tak lagi menjadi kepedulian hati, senyuman indah berlalu dalam hembusan nafas, cahaya fatamorgana kembali menerangi jalan penyendirian. Kini aku merasa bebas bagai rajawali menerobos   angkasa, mengepakkan sayap dan menghapus awan kesedihan, sinar mentari menyinari tanah pijakan, menandai berakhirnya kegalauan hati, tak ada benci dalam hati, meski nafas sedikit sesak, saat kenangan masa lalu kembali terlihat dalam kehidupanku yang tak lagi menghiraukannya. Sisa hidup kuhabiskan untuk mewujudkan cita dan impian, bersama sahabat yang masih memahami jalan kehidupanku, aku bertahan dalam kesendirian tanpa kekasih, melukis warna dalam kanvas keceriaan bersama sahabat kini menjadi cerita utama dalam kehidupanku.

Angan Yang Tertinggal

Gambar
Dalam suasana yang berbeda aku berdiri ditengah derasnya Hujan yang membasahi tubuh ini, mencoba mengingat semua kenangan yang pernah terjadi dalam kehidupanku, semakin deras, tubuh ini mulai terasa kaku, namun aku tak mengigat satupun kenangan yang pernah membuatku tersenyum, apakah aku telah hilang ingatan? Apakah penyakit ini telah merenggut semua kenanganku? Apakah momoriku sudah tak berfungsi? Ataukah tuhan telah menyuruhku untuk membuat kenangan baru yang lebih indah untuk aku kenang? “Itu tidak mungkin !”, kataku dalam benak!!!   . Kumencoba dan kupaksakan ingatan untuk mengembalikan satu kenangan   terindah yang pernah membuatku merasa menjadi manusia paling bahagia sedunia, seiring deras hujan senyuman diwajahku   terlihat, kuingat satu kenangan yg paling indah, yang mungkin pernah terjadi sepanjang perjalanan hidupku, kuingat saat dirinya mengatakan kata cinta pada diriku, namun aku tersadar tenyata itu hanya angan yang selalu menjadi harapan hati yan...

Bersama Butiran Embun

Gambar
Saat kumerasa fatamorgana menyinari hidupku dengan ketenangan batin, perlahan   kumencari hal nyata dari apa yang kuinginkan, senja dipagi hari kupandangi butiran embun didedaunan   menetes jatuh menyentuh tanah lalu hilang hanya menyisahkan tanah yang basah, udara pagi berhembus dingin menyentuh kulit, kuhirup ketenanganya damai batin menyegarkan qalbu, aku terdiam, menatap mentari yang mulai terlihat di antara tangkai pepohonan, menjulang tiggi tegak dan kokoh lalu kembali kutatap embun yang mulai hangat kilau memancarakan warna kehidupan. Kuteringat hari kemarin, hari dimana aku pertama kali menatap dirinya yang membuatku merasa tak lagi sendiri,    bersama butiran embun kutitipkan rasa rinduku agar ia sampaikan pada hatinya, masih dipagi hari angin berbisik makna menyayangi dan mencintai, perlahan kumemahami lalu kuterapkan dalam kehidupanku. Kisahku semakin jauh, dirinya semakin jelas dalam pandanganku, cinta dan harapan kian memaksa untuk selalu ped...

Ingin Kugoresan Cinta

Gambar
Kini telah kutemukan senyuman yang kuharap dapat    menyambut cinta dan kepedulianku, rasa yang tak pernah hadir sebelumnya, menguat bersama bayang dirinya disetiap khayal, kerinduan untuknya begitu terasa membekukan raga karena senyumannya. Aku masih terdiam, menunggu kepastian dari cahaya penuntun cinta, menanti belaian ketulusan dari nafas yang berhembus, menembus sukma meyakinkan hati akan cinta yang akan kogoreskan pada hatinya. Rasa ini kian mendalam menggenangi hati, menghadirkan senyuman dalam keresahan, aku bahagia namun adakah kamu merasakan hal yang sama, atau hanya aku yang meraskannya   atau rasa itu ada namun dirimu mengabaikan kehadirian rasa itu. Aku masih disini, merangkai khayal, menyatukan angan menjadi saksi kejujuran hati, bibir membisu menutup harapan untuk mendekap kasih, raga tak berdaya berdiri menanti ketidakpastian kehidupan, ingin kugoreskan cinta pada hatinya, namun aku takut menyakitinya. Aku ingin merasakan tulus cinta   d...