Kini telah kutemukan senyuman yang kuharap dapat menyambut cinta dan kepedulianku, rasa yang tak pernah hadir sebelumnya, menguat bersama bayang dirinya disetiap khayal, kerinduan untuknya begitu terasa membekukan raga karena senyumannya. Aku masih terdiam, menunggu kepastian dari cahaya penuntun cinta, menanti belaian ketulusan dari nafas yang berhembus, menembus sukma meyakinkan hati akan cinta yang akan kogoreskan pada hatinya. Rasa ini kian mendalam menggenangi hati, menghadirkan senyuman dalam keresahan, aku bahagia namun adakah kamu merasakan hal yang sama, atau hanya aku yang meraskannya atau rasa itu ada namun dirimu mengabaikan kehadirian rasa itu. Aku masih disini, merangkai khayal, menyatukan angan menjadi saksi kejujuran hati, bibir membisu menutup harapan untuk mendekap kasih, raga tak berdaya berdiri menanti ketidakpastian kehidupan, ingin kugoreskan cinta pada hatinya, namun aku takut menyakitinya. Aku ingin merasakan tulus cinta d...
Komentar
Posting Komentar