Ingin Kugoresan Cinta
Kini telah kutemukan senyuman yang
kuharap dapat menyambut cinta dan
kepedulianku, rasa yang tak pernah hadir sebelumnya, menguat bersama bayang
dirinya disetiap khayal, kerinduan untuknya begitu terasa membekukan raga
karena senyumannya.
Aku masih terdiam, menunggu
kepastian dari cahaya penuntun cinta, menanti belaian ketulusan dari nafas yang
berhembus, menembus sukma meyakinkan hati akan cinta yang akan kogoreskan pada
hatinya.
Rasa ini kian mendalam menggenangi
hati, menghadirkan senyuman dalam keresahan, aku bahagia namun adakah kamu
merasakan hal yang sama, atau hanya aku yang meraskannya atau rasa itu ada namun dirimu mengabaikan
kehadirian rasa itu.
Aku masih disini, merangkai
khayal, menyatukan angan menjadi saksi kejujuran hati, bibir membisu menutup harapan
untuk mendekap kasih, raga tak berdaya berdiri menanti ketidakpastian
kehidupan, ingin kugoreskan cinta pada hatinya, namun aku takut menyakitinya.
Aku ingin merasakan tulus cinta dari
hangat kasihmu, meski mungkin aku tak
layak merasakan hal itu.
Hingga semuanya menjadi gelap
tertutup awan senja, aku masih disini menanti dan berharap, berharap benih cinta yang kutabur tumbuh dan
bersemi, saat dirimu paham arti
kesetiaan kuharap aku masih bernafas menghirup aroma cinta dari bunya asmara
yang dirimu bawa pada mimpi nyata yang akan menghiasi hariku hingga kumenutup
mata di akhir hidupku.
Dirimu yang selalu menyajungku,
menghadirikan rasa untuk mencinta, namun jika harapku tetap menjadi mimpi yang
tiada berakhir, akan kujadikan dirimu sebagai kenangan terindah dalam kisah
hidup tanpa cinta yg membuatnya berarti.
Aku tak akan menyesali telah jatuh
dan mencinta pada keanggunan dirimu, mata yang bersinar senyuman indah
membuatku paham arti dari ketulusan, semua itu kutemukan pada dirimu yang
selalu kukagumi.
Komentar
Posting Komentar