Puisi Ketenangan
Tak ada lagi
deraian air mata dalam kesendirian, kesunyian kini berubah menjadi tawa angan
kembali merangkai khayal kebersamaan, cinta tak lagi menjadi kepedulian hati,
senyuman indah berlalu dalam hembusan nafas, cahaya fatamorgana kembali menerangi
jalan penyendirian.
Kini aku merasa
bebas bagai rajawali menerobos angkasa,
mengepakkan sayap dan menghapus awan kesedihan, sinar mentari menyinari tanah
pijakan, menandai berakhirnya kegalauan hati, tak ada benci dalam hati, meski
nafas sedikit sesak, saat kenangan masa lalu kembali terlihat dalam kehidupanku
yang tak lagi menghiraukannya.
Sisa hidup
kuhabiskan untuk mewujudkan cita dan impian, bersama sahabat yang masih
memahami jalan kehidupanku, aku bertahan dalam kesendirian tanpa kekasih, melukis
warna dalam kanvas keceriaan bersama sahabat kini menjadi cerita utama dalam
kehidupanku.
Komentar
Posting Komentar