Syair Kehidupan


Waktu berjalan dalam keceriaan, tawa dan canda menyelimuti hariku, Semuanya terukir menjadi kenangan, kenangan yang kuharap akan abadi selamanya.
Kisah demi kisah kuukir dalam kenangan, nostalgia kehidupan membuatnya sempurna dalam harapan, hingga pada akhirnya semua cerita yang telah kuukir berubah menjadi angan dalam tangisan, derai air mata melepaskan kenangan indah bersamanya.
Hanya demi suatu masa dan kenangan yang telah pergi, kutumpahkan air mata kepedihan, air mataku terus berjatuhan dan berderai menetes dan menumpah. Aku sendiri,  bersama keluh kesahku yang tenggelam oleh suara tangisku bersama serpihan hati yang akan kubawa sampai aku mati.
Bait  cinta yang terabaikan, senja sebelum cahaya kuratapi kisahku dengan air mata, kurenungi kisah kita dengan tangis sendu, hati ini terlalu sakit karena cinta, serpihan demi serpihan luka kurasa, kepingan demi kepingan tentang kita kuingat semakin kukenang semakin hancur hati ini.
Harapan cinta mengental mencoba mengobati tangis dan menghapus air mata dipipi, kapankah air mata ini menjadi air mata yang bening, kapankah derai air mataku terhenti menjadi setetes, seharusnya tak perlu tangisi, seharusnya aku kuat, harusnya aku tak perlu pertaruhakan air mata ini hanya demi satu kenangan dan masa yang telah pergi.
Tapi kenapa sampai sekarang aku tak bisa melupakanya, mengapa terus jatuh dan menumpah air mata yang perihkan hati ini, kenapa aku merasa air mata ini jatuh, jatuh untuk cinta yang mengabaikanku, mataku menjadi saksi   bagaimana air mataku jatuh untuknya.
Pilur-pilur luka meleleh dalam harapan yang mengental, mengapa luka ini membuatku makin cinta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

cerita akhir sekolah

Cerita KKL bag 2

Games Yang Telah Belakhir!!!